Arsip Tag: jogja

Trotoar

Seminggu terakhir sepulang dari RS saya harus berjalan kaki terlebih dahulu sejauh kurang lebih 2 km. Rutenya adalah Bulaksumur, Jetis, Tugu hingga berakhir di Mangkubumi.

Dimusim liburan Jogja macet pada banyak tempat. Tidak seperti kota besar lainnya, hingga sekarang di Jogja masih cukup jarang terdengar kata macet kecuali masa liburan seperti sekarang. Jalanan begitu padat dengan kendaraan luar daerah, terlebih di seputar perempatan Tugu hingga Malioboro dan Keraton.

image

Bagi pejalan kaki seperti saya mestinya keadaan ini menjadi menguntungkan. Saya tidak harus terjebak kemacetan di jalan yang menjadi rute pulang. Nyatanya keadaan tidak sebaik mestinya.

Trotoar tidak seramah yang saya sangka. Di sepanjang trotoar banyak dipenuhi penjual beraneka ragam. Mulai penjual gorengan, dagangan toko kasur yang dijejer separuh trotoar, angkringan, penjual terompet tahun baru hingga di beberapa tempat trotoar dijadikan tempat parkir kendaraan roda dua.

Sudah barang tentu banyak yang membahas bagaimana semestinya mengembalikan fungsi trotoar. Di negara ini, dimana masih sangat banyak yang membutuhkan sumber penghidupan untuk keluarganya lebih dari yang anda dapatkan maka cara bersikap terhadap hal demikian akan menjadi pertimbangan tersendiri.

Sesungguhnya terkadang akan menjadi sebuah dilema besar bagaimana menempatkan sesuatu kembali sebagaimana mestinya. Pertentangan seakan-akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

Kita dihadapkan kepada dua kutub dimana jika kita berhadapan pada kutub satu maka disatu sisi akan membelakangi yang lain. Berdiri tengah terkadang bukan solusi yang optimal, seperti berada ditengah-tengah lalu merentangkan kedua tangan berusaha menggapai. Tidak satupun tergapai.

Bagi saya bagian paling penting adalah bagaimana wujud kepedulian kita terhadap mereka yang tidak seberuntung kita dalam banyak hal.

Melakukan hal kecil untuk menolong itu bagus, namun jika diberi kemampuan melakukan sebesar-besar usaha tentu akan memberi manfaat bagi lebih banyak orang.

Yogyakarta, penghujung 2014