Hujan pertama musim ini
Datang bersama aroma reranting arang
Menyiram bumi tuaku
Yang terbakar oleh anaknya
Hujan pertama musim ini
Tengadah matahari tiada lagi
Selain lembayung memudar
Yang tertutup oleh asap anaknya
Hujan pertama yang datang musim ini
Telah lama dinanti
Membawa bahagia
Datang bersama si cantik anakku
Samarinda-Yogyakarta, Oktober 2015
